Banyak orang menganggapnya hebat dari semenjak dia kecil dan bahkan
terhadap keluarganya juga. Seperti sebuah emas. Sayang nya emas yang bercahaya
sekalipun di hantam begitu tajamnya hingga berkilau.bahkan pelangi dan bulan
yang bersinar memiliki detail yang begitu rumit. Hingga terlihat indah. Pakaianpun
memiliki proses yang melelahkan semenjak dibuat hingga menjadi. Masa kecilnya
yang begitu bahagia mengalami proses yang menegangkan yang membuatnya kehabisan
airmata. Segala langkahnya menjadikan dia menjadi berharga. Dia ada namun tak
terlihat. Tiada namun nyata. Dia tahu jika keputusannya menjadi keputusan esok
hari. Butir debu yang terbang tak memilih kemana dia terbang. Hanya mengikuti
arah angin. Ceritanyamenjadi bernilai ketika dia melihat dengan yang disebut
hati bukan logika dunia. Perjalanannya tak terlihat berarti namun berdampak. Langkahnya
tak terlihat namun membekas. Mencoba diikuti banyak orang namun tak berhasil.
Sesungguhnya
langkah orang tidak ditentukan karena dia mengikuti siapa. Namun ditentukan
kemana tujuan dan keputusan apa yang kamu buat
Seperti
tebing yang ratanya tak sama, kembar identik pun tak benar – benar sama
Pesan ini dibuatnya ketika dia mengambil keputusan itu untuk melangkah
kemana dia pergi. Menyusuri jalanan kota kecil, dengan melihat banyak orang
berdiam dan mengejakan banyak hal. Melihat keramaian jalan dilalui oleh mesin
beroda. Lagu kecilnya mengajari dia bertanya dan lagu yang lain memberikan
jawaban yang dibutuhnya. Tak kan bisa dipungkiri dia lahir dari keluarga
sederhana. Bahkan tak ada yang istimewa dikeluarga itu. Penuh kekacauan namun
tidak hancur. Penuh kedamaian tetapi terlalu lelap.